Wawasan Palopo — Sebanyak lima guru unggulan asal Sulawesi Selatan resmi terpilih mewakili daerah dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (AGP) Tahun 2025 tingkat nasional yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kelima guru ini merupakan hasil seleksi ketat dari puluhan peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulsel. Mereka akan berlaga di Jakarta pada pertengahan November 2025 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Hidayat, mengungkapkan rasa bangga atas capaian para guru tersebut. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka. Kelima guru ini bukan hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki inovasi nyata dalam pembelajaran yang berdampak langsung bagi siswa dan sekolah,” ujarnya saat acara pelepasan di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Selasa (4/11/2025).
Lima Guru Inspiratif dari Berbagai Daerah
Adapun lima guru yang terpilih yaitu:
-
Sitti Rahmawati (SMA Negeri 5 Makassar) – kategori Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital.
-
Ahmad Ridwan (SMK Negeri 1 Parepare) – kategori Kewirausahaan dan Kreativitas Siswa.
-
Nurhayati (SMP Negeri 2 Bone) – kategori Pembelajaran Inklusif dan Karakter.
-
Andi Rizal (SD Negeri 3 Bulukumba) – kategori Praktik Baik Guru Sekolah Dasar.
-
Lukman Syah (TK Negeri Pembina Jeneponto) – kategori Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini.
Kelima guru ini akan mempresentasikan karya inovatif mereka di hadapan dewan juri nasional. “Setiap guru membawa program unggulan yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Dari metode pembelajaran berbasis STEAM, penggunaan aplikasi digital lokal, hingga pendekatan literasi berbasis budaya daerah,” terang Hidayat.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Pemprov Sulsel melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi para finalis. Selain pendampingan teknis, juga disiapkan pembekalan intensif selama seminggu sebelum berangkat ke Jakarta.
“AGP bukan sekadar lomba, tetapi wadah berbagi praktik baik antarpendidik di seluruh Indonesia. Kami ingin guru Sulsel dikenal karena inovasi dan semangat perubahan,” ujar Kabid GTK Disdik Sulsel, Nurlina Karim.
Ia menambahkan, Pemprov juga akan menyiapkan penghargaan khusus bagi peserta yang berhasil meraih juara nasional, sekaligus menjadikannya duta guru inspiratif daerah.
Baca juga: Jonatan Christie Juara Hylo Open 2025, Segini Hadiah yang Didapat
Inspirasi dari Daerah
Salah satu peserta, Ahmad Ridwan, mengaku bangga dapat membawa nama Sulsel di ajang bergengsi tersebut. Ia menjelaskan bahwa inovasi yang ia bawa adalah “SMK Berwirausaha Mandiri”, sebuah program yang melatih siswa membuat produk lokal berbasis digital marketing.
“Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan bisa menjadi ujung tombak kemandirian ekonomi. Anak-anak SMK bukan hanya mencari kerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” ujarnya optimistis.
Sementara itu, Sitti Rahmawati, guru SMA asal Makassar, mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam AGP menjadi kesempatan untuk berbagi gagasan pembelajaran kreatif di era digital. “Saya ingin menularkan semangat literasi teknologi ke seluruh guru di daerah agar tidak tertinggal dalam transformasi pendidikan,” katanya.
Harapan untuk Pendidikan Sulsel
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel berharap, capaian ini menjadi momentum memperkuat kualitas guru di seluruh kabupaten/kota. “Guru adalah ujung tombak perubahan. Melalui kompetisi seperti AGP, kita bisa melihat bahwa inovasi tidak hanya lahir dari kota besar, tetapi juga dari pelosok daerah,” pungkas Hidayat.
Lima guru tersebut dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 12 November 2025, dan akan mengikuti serangkaian penilaian hingga 17 November 2025.
Dengan semangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Sulawesi Selatan optimistis mampu menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional AGP 2025.





